Awas! 5 Pengeluaran Kecil Tapi Menguras 💸😅
Pembuka yang Menggugah 🚀
Pernah nggak sih kamu ngerasa gaji baru turun, eh... seminggu kemudian udah kayak dompet habis ditelan lubang hitam? 🤯💨
Yang bikin kaget, bukan cicilan rumah, bukan biaya sekolah, bukan juga belanja bulanan. Tapi justru hal-hal kecil yang nggak terasa.
👉 Contoh nyata: “Cuma beli kopi 20 ribu kok.” Besoknya beli lagi, lusa beli lagi, minggu depan totalnya udah ratusan ribu. Kalau ditotal sebulan, bisa setara satu kali cicilan motor! 🚲☕
Makanya, hati-hati! Pengeluaran kecil bisa jadi monster tak kasat mata yang pelan-pelan menggerogoti isi dompet.
Seperti kata James Clear dalam buku Atomic Habits:
“Small habits don’t add up. They compound.”
(Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit).
Nah, pengeluaran kecil juga gitu. Kalau dibiarkan, hasilnya bisa menghantam rekening lebih keras daripada mantan yang tiba-tiba balikan lalu ghosting lagi. 😭
1. Kopi Kekinian ☕✨
Kopi itu enak, nggak bisa dipungkiri. Tapi kalau tiap hari nongkrong di coffee shop dengan alasan “biar produktif”, hati-hati... dompet bisa ikutan tipis.
Misal:
-
1 gelas kopi = Rp 25.000
-
1 bulan (20 hari kerja) = Rp 500.000
-
Setahun = Rp 6.000.000
💡 Itu setara DP motor atau tiket pesawat PP ke Eropa (kalau nabung serius).
Islam juga mengingatkan agar kita tidak boros. Allah berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang boros itu adalah saudara-saudara setan.” (QS. Al-Isra: 27)
Jadi, kalau mau ngopi tiap hari, tanya dulu ke dompet: “Kamu kuat, Nak?” 😅
2. Jajanan Online & Ongkir 🍔📦
Pesan makanan online memang praktis. Tinggal klik, datang deh burger panas ke depan pintu. Tapi tahu nggak, ongkir kecil-kecil bisa nguras habis tabungan?
Contoh:
-
Ongkir Rp 10.000 × 15 kali order = Rp 150.000
-
Dalam setahun = Rp 1,8 juta cuma buat ongkir.
Belum lagi kalau kena diskon jebakan. Harga aslinya Rp 30.000, diskon jadi Rp 25.000. Eh, kita tetap keluar uang Rp 25.000. Diskonnya fiktif, tapi pengeluarannya nyata. 😂
Tips: masak sendiri sesekali. Selain hemat, bisa sekalian latihan biar jago masak — siapa tahu jadi jalan rezeki buka usaha catering.
3. Langganan Aplikasi & Streaming 📱🎬
Netflix, Spotify, Disney+, YouTube Premium, aplikasi edit foto, game online… semua terasa murah. “Ah cuma 49 ribu per bulan.”
Tapi kalau ditotal:
-
Netflix = Rp 49.000
-
Spotify = Rp 50.000
-
Disney+ = Rp 65.000
-
Aplikasi editing = Rp 100.000
👉 Total = Rp 264.000/bulan, atau Rp 3 juta lebih per tahun.
Kalau jarang dipakai, itu artinya kamu buang uang untuk sesuatu yang bahkan nggak kamu nikmati.
Seperti kata Stephen Covey di The 7 Habits of Highly Effective People:
“The key is not to prioritize what’s on your schedule, but to schedule your priorities.”
Kalau jarang nonton, ya kenapa bayar bulanan? Prioritaskan yang benar-benar perlu.
4. Belanja Online Impulsif 🛒💳
“Check out dulu, mikir belakangan.” — slogan tidak resmi para shopaholic.
Padahal barang yang dibeli kadang cuma lucu doang tapi akhirnya numpuk jadi barang tak terpakai.
Contoh:
-
Flash sale Rp 30.000 × 10 kali = Rp 300.000
-
Ditambah ongkir = Rp 400.000
Itu baru sebulan. Kalau setahun? Bisa setara tabungan emas!
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa menahan dirinya dari meminta-minta, maka Allah akan menjaganya dari kekurangan. Dan barang siapa merasa cukup, Allah akan mencukupkannya.” (HR. Bukhari & Muslim)
Belanja boleh, tapi jangan sampai “lapar mata” bikin kita miskin gaya. 😅
5. Rokok & Kebiasaan Sepele 🚬🍻
Buat yang merokok:
-
1 bungkus rokok Rp 25.000
-
1 bulan (30 hari) = Rp 750.000
-
1 tahun = Rp 9 juta
Itu bisa buat DP rumah! Tapi malah habis jadi asap. 🤦♂️
Bukan cuma rokok, kebiasaan kecil lain kayak minuman manis berlebihan, main game top-up, atau jajan kecil-kecilan setiap hari bisa bikin bocor halus.
Kata pepatah Jawa: “Sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit.” Tapi kalau uangnya keluar terus, bukitnya bukan tabungan — melainkan gunung penyesalan. 😂
Studi Kasus: Si A vs Si B
-
Si A suka ngopi tiap hari, langganan aplikasi banyak, belanja impulsif. Akhir bulan selalu bokek.
-
Si B sadar pengeluaran kecil, mulai masak sendiri, stop langganan nggak perlu, atur jajan. Akhir tahun dia bisa nabung Rp 10 juta.
Mau jadi Si A atau Si B? Pilihan ada di tanganmu.
Tips Praktis Mengatasi Pengeluaran Kecil 💡
-
Catat pengeluaran sekecil apapun (pakai aplikasi keuangan).
-
Bedakan “butuh” vs “ingin”.
-
Terapkan aturan 24 jam sebelum beli barang non-prioritas.
-
Batasi jumlah langganan.
-
Buat budget fun money khusus supaya tetap bisa senang tapi terkontrol.
Bagian Bahasa Inggris ✨
Beware! 5 Small Expenses That Drain Your Wallet 💸
Imagine this: you just got your salary, but within a week, your wallet feels empty. Not because of rent or big bills — but tiny daily expenses.
👉 Small leaks sink big ships.
1. Fancy Coffee ☕
One cup of coffee might be only $2, but drink it every day and it turns into hundreds of dollars per year.
2. Food Delivery & Shipping Fees 🍔
Click, order, eat. Simple. But those delivery fees? They add up quickly.
3. Subscriptions 📱
Netflix, Spotify, Disney+, apps… each feels cheap, but together, they can cost you thousands per year.
4. Impulsive Online Shopping 🛒
“Flash sale” is fun — until you realize your room is full of unused stuff and your bank account is empty.
5. Cigarettes & Small Habits 🚬
$3 a day on cigarettes = over $1,000 a year. Money that literally goes up in smoke.
Real Example
Person A spends on small things without control → always broke.
Person B tracks small expenses → saves thousands in a year.
Which one are you?
Islamic Wisdom
Prophet Muhammad (peace be upon him) said:
“Whoever feels content, Allah will make him self-sufficient.” (Bukhari & Muslim)
Contentment and control bring blessings.
Final Motivation
Small expenses are sneaky. But if you manage them, you’ll have more money for big dreams.
👉 Remember: “Don’t save what is left after spending. Spend what is left after saving.” – Warren Buffet
Penutup 🌟
Jadi, kawan-kawan, hati-hati dengan pengeluaran kecil. Jangan sampai kita sibuk kerja keras siang-malam, tapi uangnya bocor halus lewat hal-hal sepele.
💡 Ingat: uang kecil yang kamu jaga hari ini bisa jadi modal besar di masa depan.
Karena kalau kita nggak hati-hati, kata pepatah: “Bukan gaji kecil yang bikin miskin, tapi gaya hidup besar yang bikin tekor.” 😅
Komentar
Posting Komentar